PENGANTAR
Kebutuhan manusia atas udara yang bersih dan sehat, lingkungan yang jauh dari polusi dan kebisingan, serta suasana yang segar dan menenangkan menjadi salah satu penyebab mengapa wisata alam banyak dicari dan digemari oleh banyak orang. Motivasi masyarakat atas aktivitas wisata alam yang beragam ini menjadi peluang bagi para penggerak wisata untuk dimanfaatkan sebaik mungkin.
Penyediaan sarana yang memadai dan pelayanan yang optimal untuk memenuhi kebutuhan wisatawan dapat diwujudkan dengan menyediakan pemandu wisata alam yang baik. Pemandu wisata alam yang baik merupakan pemandu wisata yang memenuhi kode etik pemandu, memiliki keterampilan pemanduan yang baik dan memahami objek wisata yang berada di area tersebut.
Untuk mempersiapkan pemandu wisata yang baik, maka diperlukan program peningkatan kapasitas pemandu wisata alam. Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Tenaga Teknis Pengelolaan Hutan (GANISPH) Pemandu Wisata Alam diselenggarakan dalam rangka memenuhi kebutuhan sertifikasi kompetensi kerja sehingga peserta dapat melakukan pekerjaannya dengan lebih professional dan diakui keahliannya.
MAKSUD & TUJUAN
Setelah mengikuti training Pemandu Wisata Alam, peserta diharapkan akan memiliki kemampuan untuk:
- Dapat menerapkan Keselamatan, dan Kesehatan Kerja (K3)
- Dapat memandu pengunjung wisata alam
- Dapat berkomunikasi secara lisan dalam Bahasa Inggris pada tingkat operasional dasar
BAHAN AJAR
- Keselamatan, dan Kesehatan Kerja (K3)
- Memandu pengunjung wisata alam
- Berkomunikasi secara lisan dalam Bahasa Inggris pada tingkat operasional dasar
UNIT KOMPETENSI
- A.02GNS01.001.1 Menerapkan Keselamatan, dan Kesehatan Kerja (K3)
- KHT.PH02.033.01 Memandu Pengunjung Wisata Alam
- PAR.PE.03.006.01 Berkomunikasi Secara Lisan Dalam Bahasa Inggris Pada Tingkat Operasional Dasar
PERSYARATAN
- Tenaga Kerja yang sudah pernah memiliki Kartu GANISPH Bidang Pemandu Wisata Alam; atau
- Telah lulus SMK Pariwisata/ SMK Kehutanan; atau
- Telah lulus SLTA sederajat yang memiliki pengalaman kerja dibidang Pemandu Wisata Alam Minimal 3 (tiga) tahun; atau
- Telah lulus SLTA sederajat dan telah mengikuti Pelatihan Pemandu Wisata Alam yang diadakan Lembaga Diklat Pemerintah maupun Lembaga Diklat Swasta yang terakreditasi.
- Aktif berkomunikasi dalam Bahasa Inggris dibuktikan dengan skor TOEFL minimal 400.
METODE PELAKSANAAN
Waktu pelatihan selama 2 hari, dilaksanakan dengan metode presentasi, diskusi, latihan soal, simulasi dan case study. Setelah pelatihan, pada hari ketiga akan dilaksanakan ujian kompetensi Bidang Pemandu Wisata Alam yang akan dilakukan oleh LSP BINA MUTU dan sertifikasi akan diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
SIAPA PESERTA YANG HARUS HADIR…?
Program ini di kemas dan dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan terkait dengan implementasi dan persyaratan yang diperlukan. Dimana di rekomendasikan untuk di ikuti oleh petugas Pemandu Wisata Alam, pengelola wisata alam, dan profesi lain dibidang yang sama.
DURASI
2 Hari (Efektif 12 Jam: 09.00-16.00)
1 Hari Ujian Sertifikasi (Untuk lokasi pelatihan dan ujian menyesuaikan dengan lokasi LSP, untuk yang ujiannya tidak dapat dilaksanakan secara online)
INVESTASI
Paket Premium
Harga Rp9.900.000/peserta
Sertifikat kompetensi BNSP (jika kompeten), Sertifikat training BMD, Modul cetak & digital, Training kit (Ransel, Jacket, Binder, ATK), Lunch & coffee break selama 3 hari, Venue pelatihan yang nyaman, Dokumentasi & foto bersama.
Paket Standart
Harga Rp8.900.000/peserta
Sertifikat kompetensi BNSP (jika kompeten), Sertifikat training BMD, Modul digital, Training kit (Ransel, Binder, ATK), Lunch & coffee break pada hari terakhir, Venue pelatihan yang nyaman, Dokumentasi & foto bersama.
Paket Basic
Harga Rp7.950.000/peserta
Sertifikat Kompetensi BNSP (apabila dinyatakan kompeten), Sertifikat Training BMD, Modul Softcopy, Ballpoint BMD, Venue pelatihan, Dokumentasi.
INFORMASI & PROMO
Hub: 021 – 756 3091
Fax: 021 – 756 3291
CONTACT PERSON
0821 3874 5980, 0813 8280 7230, 0812 8931 1641
JADWAL TRAINING TEKNIS PENGELOLAAN HUTAN (GANISPH) PEMANDU WISATA ALAM SERTIFIKASI BNSP 2026:
- 06-08 Januari 2026 Malang
- 03-05 Februari 2026 Jakarta
- 03-05 Maret 2026 Surabaya
- 07-09 April 2026 Bali
- 05-07 Mei 2026 Bandung
- 03-05 Juni 2026 Malang
- 01-03 Juli 2026 Surabaya
- 04-06 Agustus 2026 Yogyakarta
- 02-04 September 2026 Surabaya
- 06-08 Oktober 2026 Bogor
- 03-05 November 2026 Bali
- 02-04 Desember 2026 Surabaya
